Thursday, March 26, 2015

PENIPUAN PULSA MODUS BARU MENGATAS NAMAKAN DOSEN BSI

Tower Informatika. Waspadai tindak penipuan dengan modus baru menggunakan media alat telekomunikasi seluler. berikut kronologi alur penipuan dan langkah antisipasinya. Belakangan mahasiswa komplain mendapat telpon meminta pulsa atas nama dosen BSI, benarkah? simak penjelasannya.
Belakangan marak penipuan dengan modus baru yang ujung-ujungnya adalah permintaan untuk mengirim sejumlah pulsa ke beberapa nomor yang diajukan oleh si penipu kepada korbannya.

Berikut ToWi beberkan modus penipuannya.

1. Penipu acak nomor calon korbannya. Biasanya aksi akan dilancarkan saat pagi atau siang hari.

Saran : jika nomor tersebut tidak dikenal sebaiknya tidak diangkat atau tanya identitas si penelepon tersebut dahulu dengan mengirimkan pesan sms.

2. Saat korban mengangkat telepon dari penipu, penipu akan berbasa-basi terlebih dulu kepada korban, korban akan menanyakan tentang identitas penipu, setidaknya menanyakan nama penipu. pada saat inilah si penipu tidak akan langsung menyebutkan nama namun dia lah yang kemudian menanyakan balik kepada korban, dengan kalimat, "Hayo siapa ini?, masa gak ingat? tebak siapa?". Tanpa sadar korban akan menebak nama, saat anda menyebut nama apapun, maka segera penipu akan mengiyakan nama yang korban sebutkan.

Saran : tetaplah fokus pada pembicaraan. Jangan lanjutkan obrolan jika lawan obrolan anda tidak dapat menyebutkan identitasnya dengan jelas.

3. Penipu akan mulai menceritakan sebuah karangan cerita yang intinya adalah dia (si penipu) sedang ada di kantor polisi, kena tilang motor / mobil.

Saran : Hati-hati, penipu disini sangat terlatih, dari nada bicaranya sangat menyakinkan dan layaknya seperti artis sinetron. Pastikan anda yakin suara dari lawan bicara anda di telepon benar-benar anda kenal.

4. Penipu tidak bekerja sendiri. Penipu akan meyakinkan anda bahwa dia benar-benar ada di kantor polisi. dan mulai meminta anda untuk membantunya dengan meminta anda untuk memberitahukan kepada polisi (gadungan) bahwa surat-surat kelengkapan motor masih lengkap dan tertinggal di rumah, anda akan diminta berpura-pura sebagai orang rumah dan diminta untuk berbincang langsung dengan sang polisi (komplotannya, polisi gadungan). seolah-olah anda adalah sebagai orang baik yang tidak tega melihat orang yang anda kenal ditilang di kantor polisi. Penipu akan memberitahukan bahwa uangnya / dompetnya tertinggal di rumah / di jok motor yang sedang ditilang dan dia menyarankan agar anda membantunya dengan bernegosiasi dengan polisi untuk menukar uang tilangan dengan mengirim sejumlah pulsa kepada polisi. dengan janji pulsa yang anda kirimkan akan diganti kemudian oleh sang penipu.

Saran : Sebaik apapun anda, tidak ada salahnya menaruh sedikit curiga pada hal-hal kecil yang sedikit aneh atau janggal.

5. Anda akan berbincang dengan polisi (gadungan) dengan kalimat-kalimat yang anda sampaikan persis seperti permintaan penipu sebelumnya kepada anda. Jangan terkejut, Polisi gadungan ini benar-benar telah lihat memerankan perannya sebagai polisi. Nada suaranya, kata-katanya dsb. benar-benar sangat menyakinkan layaknya polisi sungguhan.

Kemudian, intinya polisi gadungan ini akan menyarankan anda untuk mentransfer sejumlah pulsa ke beberapa nomor nya agar teman anda (penipu tadi) dapat segera di bebaskan dengan jaminan pulsa pengganti uang tilang tersebut. namun Polisi gadungan ini akan meminta anda mengirim pulsa kepadanya dengan syarat, anda tidak boleh mematikan telepon, tidak boleh memberitahukan kepada petugas konter / petugas pulsa / kasir minimarket (jika anda membeli pulsa di minimarket) bahwa anda akan membeli dan mengirimkan pulsanya kepada polisi.

Saran : Tanyakan atau berbagi ceritalah kepada orang jika anda bingung / merasa ganjil / merasa aneh, bisa jadi petugas konter pulsa telah mendengar banyak cerita dan keluhan seputar kasus penipuan seperti ini.

6. Penipu akan memberikan dan menyakinkan anda bahwa setelah anda berhasil mengirimkan pulsa kepada polisi (gadungan) maka dia (penipu) akan segera menggantikan uang pulsa kepada anda. Namun jika anda telah selesai mengirim pulsa kepada polisi (gadungan) maka jangan harap penipu akan menghampiri anda untuk mengganti uang pulsa anda. karena berarti bahwa anda telah tertipu.

Saran : Ingatlah satu hal bahwa jika anda kena tilang maka untuk menebus tilangan anda adalah pasti menggunakan uang tidak mungkin polisi meminta pulsa karena prosedurnya jika kena tilang maka anda ganti dengan uang atau anda maju di persidangan tilang.

Semoga artikel ini membantu dan membuat anda lebih hati-hati terhadap penipuan-penipuan yang akhir-akhir ini sedang marak terjadi.